Berita Terkini

SAKIP KPU KABUPATEN KUTAI TIMUR TAHUN ANGGARAN 2024

Hai #TemanPemilih, SAKIP adalah Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan, dimana sistem ini merupakan integrasi dari sistem perencanaan, sistem penganggaran dan sistem pelaporan kinerja, yang selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan. Dalam hal ini, setiap organisasi diwajibkan mencatat dan melaporkan setiap penggunaan keuangan negara serta kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku. Laporan SAKIP terdiri atas dokumen perencanaan, pengukuran, pelaporan, evaluasi dan capaian. Berikut dokumen SAKIP KPU Kabupaten Kutai Timur Tahun Anggaran 2024: 1. Indikaor Kinerja Utama (IKU) Indikator Kinerja Utama 2. Rencana Kinerja  Rencana Kinerja 3. Rencana Aksi Kerja Utama  Rencana Aksi Kinerja Utama 4. Perjanjian Kinerja  Perjanjian Kinerja  

KPU KABUPATEN KUTAI TIMUR HADIR MEMENUHI UNDANGAN MENJADI NARASUMBER SOSIALISASI DAN PENDIDIKAN POLITIK

#TemanPemilih, Hari ini Sabtu (4/11) Anggota KPU Kabupaten Kutai Timur hadir menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Politik "Partisipasi Kaum Marginal dalam Menyukseskan Pemilu Serentak Tahun 2024" yang diselenggarakan oleh Kesbangpol Kutai Timur di Desa Persiapan Sekurau Atas Kecamatan Bengalon. Kegiatan yang berjalan lebih dari 2 (dua) jam tersebut dihadiri oleh kurang lebih 80 (delapan puluh) peserta yang didominasi oleh masyarakat desa setempat. Pada kesempatan itu Anggota KPU Kabupaten Kutai Timur Handoko menyampaikan pentingnya partisipasi pemilih dalam setiap penyelenggaraan pemilihan umum.  "Tingginya partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilih  menjadi tolok ukur keberhasilan pemilu." Kata Handoko Handoko juga mengatakan partisipasi pemilih di Kecamatan Bengalon pada setiap tahapan pemilu masih di bawah target nasional. "Tingkat partisipasi pemilih pada pemilu terakhir di 11 (sebelas) desa di Kecamatan Bengalon jika dirata-rata berada di kisaran angka 50an persen. Itu artinya masih jauh di bawah target nasional, yakni 75% pada Pemilu Tahun 2019. Terlebih target partisipasi pemilih pada pemilu 2024 79,5%." Lanjut Handoko Handoko pun berharap angka partisipasi pemilih pada pemilu 2024 bisa mencapai target, seiring masifnya sosialisasi dan pendidikan politik yang diselenggarakan KPU dan dengan dukungan pemerintah. "Harapannya angka partisipasi pemilih pada pemilu 14 Februari 2024 mendatang dapat mencapai target,  tentu dengan masifnya sosialisasi dan dukungan pemerintah. Sehingga, tingginya angka partisipasi berbanding lurus dengan kualitas demokrasi." Tutup Handoko Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kesbangpol Kutai Timur beserta jajaran, Bawaslu Kutai Timur, Perwakilan Camat Bengalon, Danposlanal Bengalon, PPK Bengalon, Panwascam Bengalon, Pj. Desa Persiapan Sekurau Atas, PPS Desa Sekerat, PKD Desa Sekerat, dan Tokoh Masyarakat setempat. #KPUMelayani #PemiluSerentak2024 #KPUKutim  

Launching Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilih (DP3)

Guna meningkatkan kuantitas dan kualitas partisipasi pemilih serta membangun kesadaran politik dan mengedukasi masyarakat dalam menyaring informasi terkait pemilihan umum hingga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak terlibat politik uang maka dilakukan Launching Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilih (DP3) Tahun 2021 Desa Sangatta Selatan di Kantor KPU Kabupaten Kutai Timur, Sabtu (16/10/2021). Kegiatan ini dihadiri Bupati Kutim H. Ardiansyah Sulaiman, Ketua KPU RI Ilham Saputra, S.I.P, Ketua KPU Kaltim Rudiansyah, SE, Asisten I Suko Buono, Kaban Kesbangpol Basuni, Camat Sangatta Selatan Hasdiah, Ketua KPU Kutim Ulfa Jamiatul Farida beserta jajarannya dan undangan lainnya. Dalam sambutannya Ketua KPU RI Ilham Saputra, S.I.P menyampaikan KPU menjalankan Program DP3 ini karena melihat dari beberapa pengalaman pemilu sebelumnya masih banyak masyarakat yang memilih bukan sesuai nuraninya, bukan karena visi dan misi yang sampaikan paslon tapi memilih karana ada politik uang, hal inilah yang merusak demokrasi. "Oleh karena itu kami (KPU) perlu memberikan kesadaran dimulai dari Desa agar masyarakat bisa menyadari perannya melalui pemilu, karena pemilu itu tidak hanya memilih pemimpin , tapi kebijakan yang diambil pemimpin nantinya akan sangat berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat," beber Ketua KPU RI ini. Sementara itu Bupati Kutim H. Ardiansyah Sulaiman menyampaikan, "Desa Sangatta Selatan dipilih menjadi pilot project sebagai percontohan karena keterlibatan masyarakatnya di dalam pemilu kemaren cukup tinggi," jelasnya. "Diharapkan kegiatan ini mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat dan keikutsertaan masyarakat disetiap pemilu akan meningkat," ujarnya. Terakhir Bupati menghimbau kepada masyarakat terkait akan dilaksanakannya Pilkades tanggal 18 Oktober 2021 agar semuanya dapat berbondong-bondong untuk datang dan memilih Kepala Desa di wilayah masing-masing. (Sumber Tautan: Tim Diskominfo Pertik Kutim)

Partisipasi Pemilih Pilkada Kutai Timur Meningkat Signifikan, Penjelasan Ketua KPU Ulfa Jamilatul Farida

SANGATTA - Jumlah partisipan pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Kutai Timur atau Pilkada Kutim 2020 mengalami peningkatan, Sabtu (19/12/20). Hal itu diakui Ketua Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kutim Ulfa Jamilatul Farida. "Alhamdulillah terima kasih teman-teman media ya. Saya kira dimasa pandemi ini memang banyak hal seperti tatap muka tidak dapat kita laksanakan," ucapnya. Ulfa mengatakan partisipasi pemilih di Kutim naik ke angka 63,77 persen. "Tetapi partisipasi dari pemilihan-pemilihan sebelumnya naiknya luar biasa, untuk di Kutai Timur pemilihan tahun 2020 pada angka 63,77 persen Insyaallah," ujarnya Pada tahun-tahun sebelumnya tingkat partisipasi pemilih mengalami penurunan khususnya di Pemilihan Gubernur ( Pilgub). "Sebelumnya di Pilkada 2015 itu 48 persen, Pilgub Kaltim 46, turun kan," ungkap Ulfa Ulfa bersyukur partisipasi pemilih dapat meningkat walau di tengah pandemi Covid-19. "Dan sekarang alhamdulillah di masa pandemi ini partisipasi pemilih cukup tinggi untuk di Kutim. Artinya terjadi peningkatan angka 63,77 persen," tutur Ulfa Walaupun belum mencapai target nasional Ulfa tetap termotivasi untuk terus meningkatkan partisipan pemilih. "Target nasional tentu saja 77 persen ya. Tetapi prinsipnya di dalam penyelenggaraan kita harus tetap termotivasi untuk senantiasa meningkat," katanya Ulfa tetap mengevaluasi terkait tingkat pemilih di Kutim dalam Pilkada ini. "Tentu akan kita evaluasi, semoga penyelenggara ke depan itu bisa meningkat lagi," ujar Ulfa Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih pada masyarakat Kutim yang telah menyalurkan hak suaranya. "Prinsipnya KPU Kabupaten Kutai Timur menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kutim yang sudah menggunakan hak pilihnya,"kata Ulfa

Populer

Belum ada data.